Serangkaian Kegiatan Bulan Bahasa Bali Yang Dilaksanakan Oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Dan Daerah, Dwijendra University

oleh -563 views

Dwijendranews.com| Denpasar|

Pekan Bulan Bahasa Bali ke IV yang jatuh pada bulan Februari 2022 mengusung tema “Danu Kerthi: Gitaning Toya Ening”, Air Sumber Pengetahuan, bermakna Bulan Bahasa Bali sebagai representasi pengetahuan yang mengalir tiada henti memancarkan kebajikan, kesejahteraan, dan kemuliaan dunia. Hal ini membuktikan bahwa Pemerintah Provinsi Bali sangat peduli terhadap usaha penguatan dan pemajuan Bahasa, Aksara, Sastra Bali.

Dalam mendukung program Pemerintah Bali tersebut, Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dwijendra menyelenggarakan beberapa kegiatan, meliputi: Seminar/webinar (Widya Tula) dan perlombaan (Wimbakara), yaitu lomba menulis satua Bali dan lomba pidato bahasa Bali tingkat SMA, SMK, Perguruan Tinggi, dan Umum (pasraman) se-Bali. Semua kegiatan tersebut dilakukan secara daring (dalam jaringan) karena situasi Gering Agung COVID-19 sedang meningkat di Bali.

Kegiatan pertama dibuka dengan webinar dengan mengusung tema “Ngajegang Bahasa Bali Ring Era Milenial” yang diikuti oleh 300 peserta melalui link zoom meeting dan youtube streaming Dwijendra University pada hari Jumat, 11 Februari 2022, pukul 10:00 wita. Adapun narasumber pada webinar Bulan Bahasa Bali ini, yaitu:

  1. Drs. A.A. Ngr. Bagawinata, M.M. (Kepala Bidang Sejarah dan Dokumentasi Kebudayaan, Dinas Kebudayaan Provinsi Bali) dengan judul makalah “Kebijakan Pelaksanaan Bulan Bahasa Bali Ke IV Tahun 2022”.
  2. Dr. Ir. Gede Sedana, M.Sc., M.M.A. (Rektor Dwijendra University) dengan judul makalah “Pelestarian Bahasa Bali”.
  3. Dr. Ida Bagus Made Wisnu Parta, S.S., M.Hum. (Dosen PBID, FKIP, Dwijendra University) dengan judul makalah “Ngajegang Basa, Aksara Lan Sastra Bali Malarapan Antuk Digitalisasi”.
  4. Putu Rita Kusuma Dewi (Mahasiswa PBID, FKIP Dwijendra University) dengan judul makalah “Strategi Generasi Muda Dalam Mempelajari Bahasa Bali”

Webinar ini di dipandu oleh I Putu Ariana, S.S., M.Hum. (Dosen PBID, FKIP Dwijendra University). Usaha pelestarian dan pengembangan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali harus dimulai dari diri sendiri, keluarga, masyarakat dan pemerintah, karena tiga unsur inilah yang merupakan akar Kebudayaan Bali. Bahasa Bali sebagai bahasa ibu yang patut untuk dijaga bersama agar tidak sampai punah. Oleh sebab itu, sebagai generasi muda di era Milenial harus dapat melestarikan bahasa Daerah, mengutamakan bahasa Indonesia, dan kuasai bahasa Asing.

Kegiatan kedua dengan mengadakan lomba menulis satua Bali dan lomba pidato bahasa Bali tingkat SMA, SMK, Perguruan Tinggi, dan Umum (pasraman) se-Bali. Pendaftaran perlombaan ini berlangsung dari 3 Januari 2022 sampai 18 Februari 2022 yang diikuti oleh 37 peserta. Hasil pemenang perlombaan ini adalah sebagai berikut.

Juara Lomba Menulis Satua Bali Tingkat SMA, SMK, Perguruan Tinggi, dan Umum (pasraman), yaitu:

  1. I Gusti Agung Ayu Astari dari UHN I Gusti Bagus Sugriwa.
  2. I Kadek Swaha Mandala dari Universitas PGRI Mahadewa.
  3. Anak Agung Mirah Setia Pertiwi dari Universitas Dwijendra.

Juara Lomba Pidato Bahasa Bali Tingkat SMA/SMK, yaitu:

  1. Putu Widya Putri dari SMA N 3 Denpasar.
  2. I Wayan Harleyco Nila Putra dari SMA N 1 Denpasar.
  3. I Made Dian Dhairya Dhaneswara dari SMA N 3 Denpasar.

Juara Lomba Pidato Bahasa Bali Tingkat Perguruan Tinggi dan Umum (pasraman), yaitu:

  1. Gusti Ayu Ade Mahardini dari UHN I Gusti Bagus Sugriwa.
  2. Ni Made Mira Cahyani dari Universitas PGRI Mahadewa.
  3. Putu Putri Adelia Savitri dari STAH N Mpu Kuturan.

Semua hasil pemenang dilakukan dengan proses penjurian sangat ketat dan alot yang dilakukan oleh enam juri yang kompeten. Hal ini dikarenakan semua peserta sangat bagus dalam mengikuti perlombaan. Namun, tentunya ada pemenang dalam setiap perlombaan. Terima kasih kepada semua peserta atas partisipasinya. Selamat kepada para pemenang lomba (wimbakara) Bulan Bahasa Bali 2022 yang diadakan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Dwijendra.(Gus Wisnu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.