Membangun Ekosistem Pembelajaran Di FH Dwijendra University, Dekan: Webinar Novel Hukum “Menunda Kekalahan”, Bagian Dari Proses Pendidikan Hukum

oleh -102 views

Dwijendranews.com| Denpasar| Fakultas Hukum Dwijendra University terus berupaya membangun ekosistem pembelajaran yang edukatif guna meningkatkan mutu dan kualitas pembelajaran. Pada Hari Sabtu (20/11/2021), mahasiswa dan dosen FH Dwijendra University yang tergabung dalam Heylaw mengikuti webinar  Novel Hukum “Menunda Kekalahan” yang di tulis oleh Prof.Dr.Todung Mulya Lubis,S.H.,LLM,PhD.  Novel yang mengangkat kisah napi dan hukuman mati.

Dalam pemamparannya, Bapak Prof. Todung Mulya Lubis yang merupakan ahli hukum penyelesaian sengketa dan juga Duta Besar di Norwegia ini mengungkapkan, Novel Hukum “Menunda Kekalahan” merupakan bahan  refleksi atas pengalamannya memperjuangkan penghapuskan hukuman mati selama ini.

Dalam Novel”Menunda Kekalahan” merupakan pengalaman dari  Todung Mulya lubis sebagai pembela kasus Bali Nine, yang dituduh menyelundupkan narkoba , oleh pengadilan dijatuhi hukuman mati. Beliau sangat setuju hukuman berat harus dijatuhkan tetapi tanpa memcabut hak untuk hidup seseorang.

Dalam acara webinar ini, Dekan Fakultas Hukum dari  empat perguruan tinggi di Indonesia turut memberikan sambutan, yaitu : Dekan FH Universitas Sawerigading Makasar, Dr. Hj.Asmah,SH.,MH; Dekan FH Universitas Wijaya Kusuma, Dr. Umi Enggarsasi,S.H.,M.H; Dekan FH Universitas UKI Makasar, Dr.Lisma Lumentut,S.H.,M.H; dan Dekan FH Dwijendra University, Dr. A.A. Sagung Indra Dewi, S.H., M.H.

Ibu Sagung Indra Dewi dalam sambutannya menyampaiakan “Pendidikan hukum bisa dilakukan melalui kegiatan teater, drama, atau juga novel. Novel “Menunda Kekalahan” boleh jadi merupakan bagian dari proses pendidikan hukum itu sendiri” imbuhnya. [Astra]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.