Membentuk Generasi Muda Yang Tangguh Dan Cinta Tanah Air, Dwijendra University Sosialiasi Bela Negara Melalui Radio Komunitas Dwijendra 107.7 FM

oleh -47 views

Dwijendranews.com| Denpasar| Bela negara sebagai kewajiban dasar bagi setiap warga negara yang penuh kesadaran, tanggung jawab dan rela berkorban kepada negara dan bangsa. Mahasiswa merupakan bagian dari warga negara yang memiliki kewajiban untuk melakukan pembelaan negara yang disesuaikan dengan perannya sebagai agen perubahan dan agen pembangunan. Dalam menguatkan pemahaman dan  peran mahasiswa dalam kegiatan tersebut, Dwijendra Univesity menyelenggarakan sosialisasi kegiatan bela negara melalui media Radio Komunitas Dwijendra 107.7 FM.

Wakil Rektor III bidang kemahasiswa Dwijendra University, Drs.I Made Sutika menjelaskan “pemanfaatan Radio Komunitas Dwijendra 107.7 FM dalam kegiatan sosialiasi bela negara kali ini agar tidak hanya di dengarkan oleh kalangan internal kampus saja, namun juga oleh masyarakat umum. melalui kegiatan bela negara ini kita harapkan  mampu membentuk  generasi muda yang tangguh dan siap membela negara dalam berbagai bidang dan spektrum luas”.

Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Jumat, 8 Oktober 2021 ini dihadiri Rektor Dwijendra University, Bapak  Dr. Ir. Gede Sedana, M.Sc.,M.MA. Dalam sambutannya mengajak mahasiswa sebagai kader muda, berkewajiban melindungi dan membela negara sesuai dengan amanah UUD 1945. Kegiatan bela negara bagi mahasiswa, menjadi pionir implementasi bela negara pada level perguruan tinggi di Indonesia. Gede Sendana mengungkapkan “Semakin besar tantangan yang dihadapi bangsa dan semakin kompleks ancaman sebagai akibat dari perkembangan global. Arus globalisasi dan modernisasi memberikan pengaruh yang besar terhadap identitas bangsa, bahkan dapat mengancam budaya bangsa sehingga mahasiswa sebagai kader terdidik harus mengambil peran aktif melalui mahasiswa bela negara”.

Terdapat tiga materi bela negara yang disosialisakan dalam kegiatan ini, yaitu: (1)  pendidikan penyalahgunaan narkoba, psikotropika dan zat adiktif  lainnya, (2) Pendidikan anti radikalisme, dan (3) membangun pendidikan dan membina karakter bangsa. Salah satu narasumber dalam kegiatan  ini, Drs. I Made Sila, M.Pd mengungkapkan “Yang penting di sini tujuan kita adalah menumbuhkan kesadaran mahasiswa untuk hidup berbangsa dan bernegara serta menanamkan nilai-nilai dasar bela negara yang meliputi cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, setia pada Pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban untuk bangsa dan negara serta kemampuan awal bela negara,”.

Bentuk  Ancaman dari luar maupun ancaman dari dalam dapat ditangkal, apabila generasi muda mempunyai rasa nasionalisme dan kecintaan kepada tanah air yang kuat untuk melindungi dan membela negara dengan wawasan intelektual yang dimiliki. Jangan sampai mahasiswa terpesona oleh perkembangan global, sehingga mereka secara tidak sadar melalaikan kewajiban untuk melindungi dan membela negaranya dari ancaman yang datang, tutupnya.  [Astra]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *