Why we should support girls’ education?

oleh -349 views
Dewa Ayu Made Manu Okta Priantini.S.Pd.,M.Pd (Kaprodi PGSD, FKIP, Dwijendra University)

Dwijendranews.Opini.Why we should support girls’ education. “Buat apa sekolah tinggi-tinggi dan ujung-ujungnya jadi ibu rumah tangga,” kalimat itu yang sering kali  dilontarkan oleh sebagian orang kepada seorang perempuan yang menempuh pendidikan tinggi. Apa salahnya jika seorang perempuan menempuh pendidikan yang lebih tinggi ?

Meskipun zaman sudah sangat sangat modern tapi masih saja ada orang-orang yang menggangap dan berpikir bahwa perempuan lebih baik tinggal dirumah. Pasti masih ada yang berpikir bahwa hanya anak laki-lakilah yang pantas berpendidikan tinggi  Mengapa mindset orang memandang seorang perempuan yang berpendidikan tinggi itu dianggap remeh. Apa pendidikan yang ditempuh itu tidak ada gunanya? Seakan-akan setelah seorang perempuan menyelesaikan pendidikannya dan menjadi ibu rumah tangga, ilmu yang telah didapat tidak akan berguna.

Mari kita lihat beberapa alasan mengapa anak perempuan harus mendapatkan pendidikan.

  1. Generasi Pendidikan Masa Depan: sebuah pepatah Afrika mengatakan, jika kita mendidik seorang anak laki-laki, kita mendidik satu orang. Jika kita mendidik seorang gadis, kita mendidik sebuah keluarga . Dengan mengirim seorang gadis ke sekolah, dia jauh lebih mungkin untuk memastikan bahwa anak-anaknya juga menerima pendidikan. Seperti banyak klaim, berinvestasi dalam pendidikan anak perempuan adalah berinvestasi di suatu negara.
  2. Kurangnya kematian pada bayi, anak-anak dari wanita berpendidikan cenderung meninggal sebelum ulang tahun pertama mereka. Anak perempuan yang menerima pendidikan kecil kemungkinannya untuk terkena HIV & AIDS, dan dengan demikian, kecil kemungkinannya untuk menularkannya kepada anak-anak mereka. Pendidikan dasar saja membantu mengurangi angka kematian bayi secara signifikan, dan pendidikan menengah bahkan lebih membantu. Girls Global Education Fund melaporkan bahwa ketika seorang anak dilahirkan oleh seorang wanita di Afrika yang belum menerima pendidikan, ia memiliki peluang 1 banding 5 meninggal sebelum usia 5 tahun.
  3. Kurangi Mortalitas Maternal: Wanita berpendidikan (dengan pengetahuan lebih besar tentang perawatan kesehatan dan kehamilan ) lebih kecil kemungkinannya meninggal selama kehamilan, persalinan, atau selama periode. Peningkatan pendidikan anak perempuan juga menyebabkan lebih banyak penyedia layanan kesehatan wanita untuk membantu perawatan medis prenatal, persalinan , komplikasi persalinan dan kedaruratan, dan perawatan lanjutan.
  4. Persiapan Untuk Sekolah : Anak perempuan melakukan yang terbaik ketika mereka menerima perawatan anak usia dini, yang meningkatkan harga diri mereka dan mempersiapkan mereka untuk sekolah.

Begitulah pentingnya pendidikan bagi seorang perempuan. Tanggung jawab yang besar, yang kemudian menjadi sebuah alasan wajib bagi perempuan untuk menempuh pendidikan setinggi mungkin.

Dengan berpendidikan tinggi seorang perempuan bisa lebih siap menghadapi segala tantangan di depannya. Perempuan dengan pengetahuan yang cukup juga akan lebih siap bila suatu saat nanti dihadapkan pada kemungkinan-kemungkinan yang tidak menyenangkan. Perempuan yang berpendidikan cukup atau tinggi akan mendapat banyak manfaat di hidupnya. Manfaat tersebut antara lain ia lebih cerdas dalam menghindari perdagangan manusia, lebih cerdas dalam menghadapi segala bentuk penipuan, lebih percaya diri, perempuan yang berpendidikan akan melahirkan anak-anak yang cerdas, lebih bisa menjaga diri dari kemungkinan terburuk bahaya seks, mengurangi kemiskinan, sadar politik dan mampu memberikan yang terbaik untuk keluarga terutama suami serta anaknya.

Perempuan yang berpendidikan tinggi dan cerdas akan sigap menyikapi segala sesuatu dengan pikiran tenang, logika yang bisa diterima dan kebijaksanaan yang lebih matang. Perempuan berpendidikan lebih terampil dalam menggapai mimpi serta cita-citanya. Jadi, itulah mengapa penting memiliki pendidikan setinggi mungkin selagi kita mampu dalam segi ekonomi dan segala pendukungnya. Pada intinya, memiliki pendidikan setinggi mungkin sangatlah penting selagi kita mampu.

Sebuah Opini oleh Dewa Ayu Made Manu Okta Priantini.S.Pd.,M.Pd (Ketua Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Dwijendra University)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *