Pendidikan Karakter Usia Belia dalam Pembelajaran Bahasa Inggris di Masa Pandemi

oleh -121 views
I Gusti Ayu Bintari mahasiswa PBING, Dwijendra University

DwijendraNews. Di jaman sekarang melihat adanya tawuran pelajar, pergaulan bebas remaja, ataupun penyalahgunaan narkoba pada anak dibawah umur sudah menjadi hal umum. Bahkan pada kasus yang baru – baru ini viral bahwa ada anak di bawah umur sudah bisa membelajakan uang senilai ratusan ribu untuk membeli material game online. Dari sinilah kita dapat mengetahui bahwa generasi bangsa sangatlah perlu untuk mendapatkan pendidikan karakter dari orang tua maupun pendidik di sekolah.

Biasanya pendidikan karakter di sekolah masuk dalam kurikulum pembelajaran, tapi di masa pandemi ini, dalam pembelajaran daring, sering terjadi kendala dimana siswa hanya mengerjakan tugas tanpa mau mendalami materi yang diberikan, terlebih sangat memungkinkan untuk para orang tua yang mengerjakan tugas bagi sang siswa. Disinilah penyerapan pendidikan karakter yang dirasa kurang untuk membentuk karakter anak sedari dini.

Maka disinilah peranan pendidik harus cermat dalam menyiasati minat belajar siswa pada pembelajaran pendidikan karakter yang dilakukan secara daring. Seperti halnya pendidik yang ada di Dwijendra University yang sangat kreatif memberikan pembelajaran selama masa pandemi melalui video pembelajaran berbahasa Inggris yang mudah dimengerti. Pendidik lainnya bisa meniru gaya pembelajaran ini pada pendidikan karakter, dengan contoh Pendidik bisa memberikan sebuah video animasi / film pendek dalam bahasa Inggris dan meminta peserta didik untuk menontonnya. Di akhir film, pendidik bisa mengajukan pertanyaan kepada peserta didik, apa makna yang bisa dipetik dari film, atau karakter mana yang mereka sukai beserta alasannya.

Pembelajaran ini bisa sangat efektif untuk pembentukan karakter lewat pembelajaran bahasa Inggris. Dikarenakan kebiasaan orangtua untuk membantu anaknya mengerjakan tugas, jadi para siswa bisa menonton didampingi oleh orang tua mereka sehingga para orangtua pun mampu untuk mengajarkan mereka pendidikan karakter secara langsung kepada anaknya. Demikian juga dengan pendidik, mereka bisa mengetahui sejauh mana karakter peserta didiknya melalui pertanyaan pertanyaan yang dibuat terkait karakter film yang ditonton oleh peserta didik. Jadi anak bisa belajar bahasa Inggris sekaligus berguna untuk pembentukan karakter di masa pandemic.

Opini I Gusti Ayu Bintari Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Dwijendra University

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *