Dwijendra University selenggarakan Webinar Nasional Membangun Perdesaan yang Tangguh di Era dan Pasca Pandemi Covid-19

oleh -315 views
Dr. Ir Gede Sedana, M.Sc.,M.MA. Rektor Dwijendra University dalam Kegiatan Webinar

Dwijendranews.com. Menyambut Dies Natalis ke-39, Dwijendra University menyelenggarakan Webinar Nasional dengan tema “Membangun Perdesaan yang Tangguh di Era dan Pasca Pandemi Covid-19” pada hari ini (Senin, 5 Juli 2021). Webinar ini dibuka langsung oleh Dr. Ir. Gede Sedana, M.Sc. MMA selaku Rektor Dwijendra University. Dalam sambutannya Sedana menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan Webinar tersebut yang semula direncanakan secara hybrid system (online dan offline), namun kemudian harus menyesuaiakan secara online karena adanya aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di daerah Bali dan Jawa. Webinar ini merupakan salah satu rangkaian Pekan Webinar Dwijendra University.

Rektor Dwijendra University

Dekan Fakultas Pertanian UGJ 

Kegiatan webinar ini mengundang narasumber dari kalangan Pemerintah, Praktisi dan ahli dalam bidang pertanian seperti Bupati Pamekasan yaitu H. Baddrut Tamam, S.Psi. Selain itu, Sedana juga mengundang Dekan Fakultas Pertanian yang mewakili Rektor Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ), Cirebon yaitu Dr. Achmad Faqih, S.P.,M.M, dan Rektor Universitas Dyanapura (Denpasar) yaitu Dr. Gusti Bagus Rai Utama, S.E.,M.MA. Rektor Dwijendra University juga menjadi salah satu pembicara di dalam Webinar tersebut dengan mengangkat topic membangun perdesaan berbasis pertanian. Modertastor Webinar ini adalah Drs. I Made Sila, M.Pd. yang saat ini sebagai WR 2 Dwijendra University.

Rektor Universitas Dyanapura

 Bupati Pamekasan 

Bupati Pamekasan memaparkan tentang penguatan desa di dalam menghadapi pandemi covid-19. Beliau banyak bercerita tentang pengalamannya dalam pengambilan kebijakan dalam upaya penguatan desa sebelum, masa dan pasca-pandemi. Achmad Faqih membahas tentang dampak pandemi covid-19 terhadap kehidupan masyarakat dan strategi pembangunan perdesaan yang holistik. Rektor Undira banyak membahas tentang pentingnya pemetaan desa-desa wisata berbasis pertanian.

Pada sesi terakhir, Sedana mengulas tentang pembangunan pedesaan berbasis pertanian yang akan sangat bermanfaat dalam menumbuhkan ekonomi masyarakat. Desa harus dibangun untuk menjadi tangguh dan berdaya saing, imbuhnya. (astra).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *