Metode Pembelajaran Bahasa Inggris Untuk Anak Usia Dini

oleh -821 views
Cerys Cahya Dewi

Anak lahir ke dunia ini seperti layaknya kain putih bersih, dan lingkungannya yang kelak akan membentuk semua kemahiran perilakunya, termasuk kemahiran lingualnya. Pembentukan kemahiran ini terjadi melalui pengalaman dan proses belajar. Pembentukan yang dilakukan sejak dini akan memberikan stimulus yang baik pada anak, dan dapat dimanfaatkan untuk mengajarkan hal-hal baru yang bermanfaat bagi anak kelak.

Anak-anak memiliki periode emas yang dinamakan golden age. Menurut Suyadi dalam bukunya yang berjudul Psikologi Belajar Paud (2010: 06) menyatakan bahwa periode emas berlangsung pada saat anak dalam kandungan hingga usia dini, yaitu 0-6 tahun. Pada periode ini, otak anak mengalami perkembangan paling cepat sepanjang sejarah kehidupannya.  anak-anak lebih cepat mempelajari bahasa. Mereka akan cepat mengerti apa yang mereka pelajari, meniru apa yang dilihat, menghafal apa yang didengar, dan menyerap bahasa dengan cepat terutama bahasa yang digunakan di kehidupan sehari-hari.

Menurut sebuah penelitian baru-baru ini, anak-anak berusia 3 – 4 tahun mampu belajar bahasa asing. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa, jika anak-anak memiliki akses ke bahasa Inggris sejak dini, maka mereka akan menjadi lebih percaya diri dalam menggunakan bahasa Inggris dengan lebih lancar seperti orang dewasa. Peran orang tua dalam mendidik anak dan mengenalkan semua aspek penggunaan bahasa inggris kepada anak-anak lebih baik dilakukan sebelum masa keemasan anak berakhir.

Di era saat ini, bahasa Inggris telah digunakan sebagai bahasa komunikasi terutama di kota-kota besar. Tuntutan ini membuat orang tua berlomba-lomba untuk memberikan pembelajaran bahasa inggris kepada anak-anaknya. Banyak orang tua yang bingung dalam memilih metode belajar yang tepat untuk anak usia dini. Di masa pandemi ini metode yang digunakan untuk mengajarkan bahasa inggris kepada anak dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti membaca cerita, mendengarkan musik, menonton kartun dan memberikan video menarik dalam bahasa inggris. Hal tersebut dapat sekaligus mengedukasi anak-anak. Ada banyak video edukasi atau  hiburan menarik untuk anak yang tersedia di bergbagai platform online contohnya di youtube seperti pada kanal cocomelon, pinkfong dan masih banyak lagi. Selain itu, orang tua juga dapat mengaplikasikan bahasa inggris untuk percakapan sehari hari dengan anaknya, atau sekedar bernyanyi bersama dengan lagu-lagu bahasa inggris seperti yang terdapat pada kanal kesukaan si kecil. Dengan demikian maka meningkatkan pendengaran dan juga kosa kata dalam bahasa inggris, anak-anak juga akan senang dan merasa tidak bosan menghabiskan waktu di rumah.

Pengenalan bahasa Inggris sejak dini membantu perkembangan bahasa anak untuk lebih familiar dengan bahasa Inggris. Semakin familiar dengan bahasa Inggris semakin mudah pula anak tersebut meneruskan bahasa asing pada tingkat yang lebih tinggi. Bahasa Inggris menjadi bekal yang sangat penting untuk anak-anak. Bila mahir berbahasa Inggris, kelak anak akan lebih mudah berkomunikasi dengan masyarakat dunia dalam karir kehidupannya. Jadi, selain anak menggunakan bahasa ibu, tidak ada salahnya tetap belajar bahasa asing termasuk belajar bahasa Inggris sejak dini.

*Cerys Cahya Dewi

adalah mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, FKIP, Dwijendra University

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *