Membangun Pertanian dan Perdesaan yang Terintegrasi Bersinergi

oleh -1.308 views
MARSIANA RATNA SARI

Pembangunan pertanian dan pembangunan perdesaan terutama yang menyangkut kesejahteraan pedesaan ibarat dua sisi mata uang yang saling membutuhkan. Hal ini disebabkan oleh sebagian besar penduduk di perdesaan adalah petani, termasuk peternak. Kondisi saat ini masih sering terlihat bahwa program pembangunan perdesaan dan pertanian masih tumpeng tindih dan juga dilakukan secara parsial, sehingga programnya belum memberikan manfaat yang optimal bagi kesejahteraan warga masyarakatnya.
Dilihat dari aspek ekonomi, pembangunan perdesaan dan pertanian agar pelaksanaannya mencakup berbagai aspek aktivitas pada berbagai sektor dan memiliki keterkaitan yang saling menguntungkan. Pada pengembangan kegiatan ekonomi pertanian seperti usahatani padi, kebijakan subsektor pertanian tanaman pangan (padi) tersebut agar didukung oleh berbagai kebijakan di luar sektor pertanian. Misalnya, kebijakan pembangunan irigasi agar semakin ditingkatkan oleh pemerintah karena merupakan salah satu komponen yang sangat signifikan di dalam pencapaian tujuan pengelolaan usahatani padi, seperti peningkatan produktivitas dan kualitas produknya. Selain itu, kebijakan prasarana fisik seperti jalan desa, pasar desa dan industri pertanian (agro-industry) juga perlu semakin ditingkatkan untuk mempercepat terwujudnya pembangunan pertanian, khususnya usahatani padi di perdesaan. Dengan demikian, kemajuan pembangunan pertanian akan mempercepat pertumbuhan ekonomi di perdesaan.
Ini berarti bahwa berbagai komponen ekonomi dan non-ekonomi di perdesaan tersebut agar digerakkan secara terintegrasi dan saling bersinergi. Harapannya adalah kesejahteraan masyarakat perdesaan dapat diwujudkan dan tetap menjaga lingkungan sumber daya alam. Intergrasi dan sinergi yang dimaksudkan adalah membangun dan merevitalisasi fungsi-fungsi subsektor-subsektor tersebut. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah mendorong tumbuhnya kemitraan usaha di antara kelembagaan ekonomi perdesaan. Kemitraan usaha bisnis ini bertujuan untuk membangkitkan ekonomi perdesaan melalui penerapan sistem agribisnis yang memiliki daya guna dan daya saing yang lebih tinggi. Pemerintah diharapkan memiliki peran dalam memberikan dukungan kebijakan berkenaan dengan perkuatan dan pengembangan kelembagaan ekonomi, seperti koperasi tani.

*MARSIANA RATNA SARI

Penulis adalah mahasiswa semester IV  Program Studi Agribisnis, Fakultas Petanian, Dwijendra University

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *